Materi ini yaitu bab dari sistem reproduksi pada manusia yang merupakan bahan biologi Sekolah Menengan Atas kelas XI IPA semester 2. Materi ini disusun menurut KTSP. Materi ini membahas secara lengkap sistem reproduksi pada laki-laki yang terdiri dari organ reproduksi luar pada pria, organ reproduksi dalam pada pria, proses spermatogenesis, dan hormon pada pria. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!
Sistem Reproduksi Laki-Laki (Materi Lengkap)
0 min read
Saluran reproduksi atau kanal pengeluaran terdiri dari:
- Epididimis yaitu kanal berkelok-kelok sepanjang kurang lebih 6 meter di dalam skrotum yang keluar dari testis. Fungsinya yaitu sebagai daerah penyimpanan sperma sementara dan mematangkannya.
- Vas deferens yaitu selurang lurus yang mengarah ke atas. Saluran ini menghubungkan epididimis dan vesikula seminalis.
- Duktus ejakulatoris yaitu kanal pendek penghubung kantung sperma dengan uretra. Saluran ini bisa menyemprotkan sperma dengan kecepatan tinggi keluar tubuh.
Kelenjar kelamin terdiri dari:
- Vesikula seminalis (kantung semen/mani) yaitu kelenjar berlekuk-lekuk yang terletak di belakang kandung kemih. Jumlahnya sepasang. Cairan yang dikeluarkan vesikula seminalis berwujud kental, kekuning-kuningan, dan bersifat basa serta mengandung mukus, gula fruktosa (sumber energi sperma), enzim pengkoagulasi, asam askorbat, dan prostaglandin.
- Kelenjar prostat yaitu kelenjar yang melingkari bab atas uretra. Letaknya berada dibawah kandung kemih. Cairan yang dikeluarkan kelenjar prosetat bersifat encer dan menyerupai susu serta mengandung enzim anti koagulan, sitrat, dan sedikit asam.
- Kelenjar bulbouretralis atau kelenjar cowper yaitu kelenjar berjumlah sepasang yang salurannya eksklusif menuju uretra dibawah prostat. Kelenjar ini menghasilkan mukus bening bersifat basa yang menetalkan urine asam yang masih tersisia di uretra.
3. Proses Spermatonesis
mitokondria spiral yang berfungsi menyediakan energi untuk gerak ekor.
4. Hormon pada Pria
Proses pembentukan sperma distimulasi oleh sejumlah hormon yaitu:
- Testosteron yaitu hormon yang memicu pembelahan meiosis. Hormon ini disekresi oleh sel leydig.
- Luteinizing hormone (LH) yaitu hormon yang menstimulasi sel leydig untuk mensekresi testosteron. LH disekresi oleh kelenjar hipofisis anterior.
- Follicle stimulating hormone (FSH) yaitu hormon yang menstimulasi sel sertoli untuk mengubah spermatid menjadi sperma. FSH disekresikan oleh kelenjar hipofisis anterior.
- Estrogen yaitu hormon yang berfungsi mematangkan sperma. Estrogen dibuat oleh sel sertoli yang distimulasi oleh FSH.
- Hormon pertumbuhan yaitu hormon yang mengatur fungsi metabolisme testis.
Anda bisa request artikel ihwal apa saja, kirimkan request Anda ke